Cerpen
Sebelum Bulan Berikutnya
Jam di pojok kanan laptop menunjukkan pukul 01.17. Raka masih duduk di depan meja kerjanya. Di layar laptop, sebuah project yang sebenarnya...
Setelah Berhenti Menunggu
Awalnya dia tidak sadar. Karena proses melupakan seseorang ternyata tidak seperti yang sering diceritakan orang-orang. Tidak ada tanggal pas...
Aku Butuh Waktu
Hujan turun perlahan sore itu. Langit berwarna abu-abu, seolah ikut menahan sesuatu yang tidak sanggup dijatuhkan sekaligus. Thor duduk berh...
Pelan-Pelan Menghilang
Awalnya dia bukan orang yang tertutup. Dulu dia gampang tertawa. Gampang cerita. Gampang dekat dengan orang baru. Kalau ada masalah, dia sel...
Tidak Seburuk Itu
Dia selalu punya kebiasaan aneh. Setiap kali berhasil melakukan sesuatu, dia selalu merasa itu bukan hal besar. Dan setiap kali gagal sediki...
Ekspektasi
Katanya semakin dewasa, kita akan belajar untuk tidak berharap terlalu tinggi. Tapi nyatanya, itu sulit. Karena manusia selalu diam-diam ber...
Pesan yang Tidak Pernah Terkirim
Hujan turun pelan di luar kaca cafetaria kantor. Jam di dinding sudah menunjukkan hampir magrib. Lampu-lampu gedung mulai menyala satu per s...